Selasa, 22 November 2016

The Thousand Benefits of Fermentation Skincare



Jerawat merupakan masalah umum yang harus dihadapi sebagian besar orang terutama remaja. Jerawat memiliki banyak sekali jenis dan cara penangannya, setiap jenis jerawat harus ditangani secara berbeda jika tidak maka akan semakin parah. Ada banyak tantangan bagi penderita jerawat seperti tidak boleh memencet dengan kuku dan lain sebagainya yang harus dipatuhi jika tidak ingin jerawat sembuh meninggalkan bekas seperti flek hitam atau bahkan bopeng bekas jerawat.

Memang ada banyak cara dan solusi yang bisa dilakukan untuk mengatasi jerawat yang muncul pada wajah ataupun punggung. Diantaranya seperti membeli beragam obat di apotik, menggunakan bahan-bahan alami dan pergi ke dokter atau klinik yang memang berpengalaman dibidangnya. Menggunakan obat yang mengandung bahan kimia tidak saya sarankan karena memiliki resiko yang sangat tinggi akan lebih baik jika langsung melakukan konsultasi pada dokter sehingga akan lebih cepat sembuh. Cara lain yang cukup efektif, murah dan tak beresiko adalah menggunakan bahan-bahan alami atau bahan tradisional.

Apasih itu fermentasi? Dan apa saja sih manfaatnya? Fermentasi adalah suatu proses pembusukan yang membuat kandungan yang ada didalamnya terpecah pecah menjadi lebih kecil. Yang akan kita bahas kali ini adalah masker fermentasi yang manfaatnya sama tetapi prosesnya lebih cepat dengan fermentasi karena molekul molekul yang lebih kecil jadi lebih mudah untuk masuk kedalam pori pori kulit. SkinCare herbal yang bisa kita fermentasi bermacam macam ini friends.Mencerahkan kulit, mengempiskan jerawat ,mengangkat komedo,menghilangkan bekas jerawat/bekas luka,dan juga meremajakan kulit. Dan juga membuat beauty care fermentasi ini sangat terjangkau jadi tidak perlu merogoh kocek terlalu dalam dan cocok untuk anak kos yang harus hemat. Low budget but works.

Kita tidak perlu khawatir untuk mencobanya dan khawatir tentang efek sampingnya. InnsyaAllah tidak ada efek samping karena bahan bahan yang akan digunakan membuat beauty care adalah bahan bahan yang aman dan pastinya herbal. Tetapi sebaiknya sebelum mencoba perhatikan dulu jenis kulit kalian. Apakah berminyak,sensitif,kering atau Normal.

Pertama kita dapat mencoba masker fermentrasi gandum (oats), karena di Indonesia sedikit susah mencari gandum kita bisa menggunakan Quaker Oats yang original (kemasan berwarna merah),air,ragi roti (fermipan). Jangan menggunakan ragi tape Friends! Ragi tape hanya akan membuat wajah menjadi ruam dan menjadi rusak karena ragi tape tidak cocok untuk kulit karena terlalu keras. Nah,cara membuatnya gampang sekali. Letakkan 2 sendok makan oats atau sesuai dengan kebutuhan kedalam gelas. Lalu beri air sedikit untuk membuat gandum menjadi bubur. Lalu beri 1 sedok teh fermipan. Tutup gelas menggunakan plastik lalu ikat erat menggunakan karet. Tunggu sekitar 2-4jam. Setelah itu masker siap digunakan! Gunakan sebagai masker dengan cara mengaplikasikannya di kulit wajah yang berkomedo,tunggu sampai kering lalu bersihkan menggunakan sabun muka sampai bersih,lihatlah perbedaannya. Kulit menjadi lebih cerah dan komedo terangkat.

Kedua,ada masker madu rempah fermentasi,kegunaannya untuk menghilangkan jerawat. Bisa digunakan di punggung,wajah,leher dan dimana saja yang berjerawat. Bahan yang dibutuhkan kali ini benar benar bahan dapur, yaitu : Madu (2 sendok makan),kayu manis bubuk (seperempat sendok teh),kunyit bubuk (seperempat sendok teh),jahe bubuk (seperempat sendok teh),dan ragi roti/fermipan (1 sendok teh). Langkah pertama masukkan 2 sendok makan madu ke wadah kaca/porselen. Lalu masukan ketiga rempah rempah dan 1 sendok teh ragi roti. Kemudian aduk rata,tutup dengan plastik dan ikat dengan karet. Biarkan mengalami fermentasi selama 3 jam. Cara mengetahui bahwa fermentasi sudah berhasil atau belum dapat dilihat dari masker yang sebelum fermentasi terlihat masih kental tetapi setelah sudah fermentasi 3 jam tampak cair. Its so easy. Masker ini bisa bertahan selama 3 hari jika didalam kulkas dan diluar kulkas 2 hari.

Siapapun pasti udah pernah mendengar tentang SK II, brand skincare bergengsi dengan bahan aktif pitera (Saccharomycopsis ferment filtrate). Kenapa pitera sangat mahal? Karena pitera hasil fermentasi ragi Saccharomyces punya banyak manfaat bagi kulit karena sifatnya yang skin-identical. Artinya, strukturnya sudah sesuai bagi kulit, bisa memperbaiki masalah kulit tanpa menimbulkan efek samping. Dan manfaat pitera kelewatan banyak. Yaitu bisa mencerahkan kulit, mengurangi tanda penuaan, menghilangkan bekas jerawat, memperkecil pori, menghaluskan kulit, membuat kulit lembab dan kenyal, mengurangi sebum dan masih banyak lagi.

Nah yang ketiga,ada toner DIY Saccharomyces Ferment Filtrate Toner! Aka. pitera KW. Toner beras. Ya mungkin kita tidak akan sanggup membeli SK II karena faktor Uang. Tetapi jangan sedih mungkin kita bisa membuat Pitera kw dengan mengganti ragi Saccharomyces dengan ragi roti. Mungkin khasiatnya tidak akan terasa secepat dan sebanyak pitera. Tapi tidak ada salahnya untuk mencoba hemat. Cara membuatnya? Cukup menyiapkan ragi roti,nasi putih 2 sendok makan,dan air setengah gelas. Disarankan menggunakan nasi yang baru saja matang ya guys karena kalau menggunakan nasi yang sudah menginap semalam di magic com bau tonernya akan lebih menyengat. Nasi didinginkan dahulu! jangan panas-panas karena nanti raginya akan mati dan tidak bisa melakukan fermentasi. Airnya pun jangan air yang terlalu dingin atau panas. Harus sekitar 25 - 30 derajat celsius (kurang lebih sama dengan suhu ruang). Langkah pertama masukkan nasi kedalam air di gelas dan masukkan 1 sendok teh ragi. Aduk sampai rata. Lalu tutup rapat mulut gelas dengan plastik yang diikat karet atau aluminium foil. Pastikan tidak ada udara masuk. Biarkan mengalami fermentasi selama 3 jam. Selama fermentasi akan terbentuk gelembung-gelembung udara kecil yang naik ke permukaan cairan, seperti gelembung minuman soda. Itu adalah gas karbondioksida yang dihasilkan dari fermentasi. Perubahan lainnya yaitu nasi menjadi hancur dan kental seperti gel. Jika tidak ada gelembung dan nasi nggak hancur, berarti fermentasi gagal. Penyebab fermentasi gagal bisa karena kurang rapat ditutupnya atau karena raginya memang sudah mati. Setelah itu siapkan gelas bersih lainnya untuk tempat hasil saringan. Saring hasil fermentasi dengan menggunakan kain bersih yang pori-porinya halus, jangan saringan teh ya. Setelah selesai disaring masukkan di botol kaca dan masukkan ke dalam kulkas agar fermentasi berhenti dan kadar alkohol yang diproduksi tidak berlebihan,sekaligus untuk memperpanjang masa simpanan toner. Cara memakai toner seperti toner biasanya yaitu menggunakan kapas. Toner ini bertahan sampai 3 hari jika disimpan didalam kulkas

Ohya Guys! Kalau kalian tidak mau repot kalian bisa langsung membeli yogurt (yang original) yang berbentuk cream. Langsung aplikasikan ke wajah. Tunggu 30 menit kemudian bilas sampai bersih. Hasilnya? Amazing!!


Jadi friends. Berminat untuk mencoba? Cara membuatnya sangat praktis dan ekonomis. Tetapi jangan diragukan manfaatnya. There’s thousand benefit of this. But friends,mungkin kalian tidak akan tahan dengan baunya,karena fermentasi akan membuat bau masker menjadi menyengat,bacin,dan busuk. Tetapi jangan menganggap itu sebagai tanda bahaya ya friends! Itu justru pertanda baik karena fermentasi berhasil. Harus ada pengorbanan untuk mendapat hasil yang baik ya guys! Jangan takut takut untuk mencoba ya guys! Semua bahan aman digunakan. 

MauTau DIY beauty care recipe yang lain? Kunjungi ~>                              http://randomandquick.blogspot.co.id/p/diy.html


Daftar Pustaka

Tidak ada komentar:

Posting Komentar