Jerawat
merupakan masalah umum yang harus dihadapi sebagian besar orang terutama
remaja. Jerawat memiliki banyak sekali jenis dan cara penangannya, setiap jenis
jerawat harus ditangani secara berbeda jika tidak maka akan semakin parah. Ada
banyak tantangan bagi penderita jerawat seperti tidak boleh memencet dengan
kuku dan lain sebagainya yang harus dipatuhi jika tidak ingin jerawat sembuh
meninggalkan bekas seperti flek hitam atau bahkan bopeng bekas jerawat.
Memang
ada banyak cara dan solusi yang bisa dilakukan untuk mengatasi jerawat yang
muncul pada wajah ataupun punggung. Diantaranya seperti membeli beragam obat di
apotik, menggunakan bahan-bahan alami dan pergi ke dokter atau klinik yang
memang berpengalaman dibidangnya. Menggunakan obat yang mengandung bahan kimia
tidak saya sarankan karena memiliki resiko yang sangat tinggi akan lebih baik
jika langsung melakukan konsultasi pada dokter sehingga akan lebih cepat
sembuh. Cara lain yang cukup efektif, murah dan tak beresiko adalah menggunakan
bahan-bahan alami atau bahan tradisional.
Apasih
itu fermentasi? Dan apa saja sih manfaatnya? Fermentasi adalah suatu proses
pembusukan yang membuat kandungan yang ada didalamnya terpecah pecah menjadi
lebih kecil. Yang akan kita bahas kali ini adalah masker fermentasi yang
manfaatnya sama tetapi prosesnya lebih cepat dengan fermentasi karena molekul
molekul yang lebih kecil jadi lebih mudah untuk masuk kedalam pori pori kulit. SkinCare
herbal yang bisa kita fermentasi bermacam macam ini friends.Mencerahkan kulit,
mengempiskan jerawat ,mengangkat komedo,menghilangkan bekas jerawat/bekas
luka,dan juga meremajakan kulit. Dan juga membuat beauty care fermentasi ini sangat
terjangkau jadi tidak perlu merogoh kocek terlalu dalam dan cocok untuk anak
kos yang harus hemat. Low budget but works.
Kita
tidak perlu khawatir untuk mencobanya dan khawatir tentang efek sampingnya.
InnsyaAllah tidak ada efek samping karena bahan bahan yang akan digunakan
membuat beauty care adalah bahan bahan yang aman dan pastinya herbal. Tetapi
sebaiknya sebelum mencoba perhatikan dulu jenis kulit kalian. Apakah
berminyak,sensitif,kering atau Normal.
Pertama
kita dapat mencoba masker fermentrasi gandum (oats), karena di Indonesia
sedikit susah mencari gandum kita bisa menggunakan Quaker Oats yang original
(kemasan berwarna merah),air,ragi roti (fermipan). Jangan menggunakan ragi tape
Friends! Ragi tape hanya akan membuat wajah menjadi ruam dan menjadi rusak
karena ragi tape tidak cocok untuk kulit karena terlalu keras. Nah,cara
membuatnya gampang sekali. Letakkan 2 sendok makan oats atau sesuai dengan
kebutuhan kedalam gelas. Lalu beri air sedikit untuk membuat gandum menjadi
bubur. Lalu beri 1 sedok teh fermipan. Tutup gelas menggunakan plastik lalu ikat
erat menggunakan karet. Tunggu sekitar 2-4jam. Setelah itu masker siap
digunakan! Gunakan sebagai masker dengan cara mengaplikasikannya di kulit wajah
yang berkomedo,tunggu sampai kering lalu bersihkan menggunakan sabun muka
sampai bersih,lihatlah perbedaannya. Kulit menjadi lebih cerah dan komedo
terangkat.
Kedua,ada
masker madu rempah fermentasi,kegunaannya untuk menghilangkan jerawat. Bisa
digunakan di punggung,wajah,leher dan dimana saja yang berjerawat. Bahan yang
dibutuhkan kali ini benar benar bahan dapur, yaitu : Madu (2 sendok makan),kayu
manis bubuk (seperempat sendok teh),kunyit bubuk (seperempat sendok teh),jahe
bubuk (seperempat sendok teh),dan ragi roti/fermipan (1 sendok teh). Langkah
pertama masukkan 2 sendok makan madu ke wadah kaca/porselen. Lalu masukan
ketiga rempah rempah dan 1 sendok teh ragi roti. Kemudian aduk rata,tutup
dengan plastik dan ikat dengan karet. Biarkan mengalami fermentasi selama 3
jam. Cara mengetahui bahwa fermentasi sudah berhasil atau belum dapat dilihat
dari masker yang sebelum fermentasi terlihat masih kental tetapi setelah sudah
fermentasi 3 jam tampak cair. Its so easy. Masker ini bisa bertahan selama 3
hari jika didalam kulkas dan diluar kulkas 2 hari.
Siapapun
pasti udah pernah mendengar tentang SK II, brand skincare bergengsi dengan
bahan aktif pitera (Saccharomycopsis ferment filtrate). Kenapa pitera sangat
mahal? Karena pitera hasil fermentasi ragi Saccharomyces punya banyak manfaat
bagi kulit karena sifatnya yang skin-identical. Artinya, strukturnya sudah
sesuai bagi kulit, bisa memperbaiki masalah kulit tanpa menimbulkan efek
samping. Dan manfaat pitera kelewatan banyak. Yaitu bisa mencerahkan kulit,
mengurangi tanda penuaan, menghilangkan bekas jerawat, memperkecil pori,
menghaluskan kulit, membuat kulit lembab dan kenyal, mengurangi sebum dan masih
banyak lagi.
Nah
yang ketiga,ada toner DIY Saccharomyces Ferment Filtrate Toner! Aka. pitera KW.
Toner beras. Ya mungkin kita tidak akan sanggup membeli SK II karena faktor
Uang. Tetapi jangan sedih mungkin kita bisa membuat Pitera kw dengan mengganti
ragi Saccharomyces dengan ragi roti. Mungkin khasiatnya tidak akan terasa
secepat dan sebanyak pitera. Tapi tidak ada salahnya untuk mencoba hemat. Cara
membuatnya? Cukup menyiapkan ragi roti,nasi putih 2 sendok makan,dan air
setengah gelas. Disarankan menggunakan nasi yang baru saja matang ya guys
karena kalau menggunakan nasi yang sudah menginap semalam di magic com bau
tonernya akan lebih menyengat. Nasi didinginkan dahulu! jangan panas-panas
karena nanti raginya akan mati dan tidak bisa melakukan fermentasi. Airnya pun
jangan air yang terlalu dingin atau panas. Harus sekitar 25 - 30 derajat
celsius (kurang lebih sama dengan suhu ruang). Langkah pertama masukkan nasi
kedalam air di gelas dan masukkan 1 sendok teh ragi. Aduk sampai rata. Lalu
tutup rapat mulut gelas dengan plastik yang diikat karet atau aluminium foil.
Pastikan tidak ada udara masuk. Biarkan mengalami fermentasi selama 3 jam.
Selama fermentasi akan terbentuk gelembung-gelembung udara kecil yang naik ke
permukaan cairan, seperti gelembung minuman soda. Itu adalah gas karbondioksida
yang dihasilkan dari fermentasi. Perubahan lainnya yaitu nasi menjadi hancur
dan kental seperti gel. Jika tidak ada gelembung dan nasi nggak hancur, berarti
fermentasi gagal. Penyebab fermentasi gagal bisa karena kurang rapat ditutupnya
atau karena raginya memang sudah mati. Setelah itu siapkan gelas bersih lainnya
untuk tempat hasil saringan. Saring hasil fermentasi dengan menggunakan kain
bersih yang pori-porinya halus, jangan saringan teh ya. Setelah selesai
disaring masukkan di botol kaca dan masukkan ke dalam kulkas agar fermentasi
berhenti dan kadar alkohol yang diproduksi tidak berlebihan,sekaligus untuk
memperpanjang masa simpanan toner. Cara memakai toner seperti toner biasanya
yaitu menggunakan kapas. Toner ini bertahan sampai 3 hari jika disimpan didalam
kulkas
Ohya Guys! Kalau kalian tidak mau repot kalian bisa langsung membeli yogurt (yang original) yang berbentuk cream. Langsung aplikasikan ke wajah. Tunggu 30 menit kemudian bilas sampai bersih. Hasilnya? Amazing!!
Jadi
friends. Berminat untuk mencoba? Cara membuatnya sangat praktis dan ekonomis.
Tetapi jangan diragukan manfaatnya. There’s thousand benefit of this. But
friends,mungkin kalian tidak akan tahan dengan baunya,karena fermentasi akan
membuat bau masker menjadi menyengat,bacin,dan busuk. Tetapi jangan menganggap
itu sebagai tanda bahaya ya friends! Itu justru pertanda baik karena fermentasi
berhasil. Harus ada pengorbanan untuk mendapat hasil yang baik ya guys! Jangan
takut takut untuk mencoba ya guys! Semua bahan aman digunakan.
MauTau DIY beauty care recipe yang lain? Kunjungi ~> http://randomandquick.blogspot.co.id/p/diy.html
Daftar Pustaka






Tidak ada komentar:
Posting Komentar